chikung dan biksu buta

14 05 2010

Suatu sore, ketika awan mulai memerah, dan bulan mulai menampakkan dirinya, Chikung berjalan menyusuri jalan setapak di pinggir hutan yang sejuk. Ia melihat seorang biksu buta berjalan pelan-pelan. Biksu itu memegang tongkat dengan tinggi lebih dari 1 jengkal dari kepalanya di tangan kirinya. Sedang di tangan kanannya, ia memegang lampion yang bersinar terang.

Melihat hal itu, Chikung tiba-tiba ingin mengejek biksu itu.

Dari sampingnya dengan lagak pantomim, chikung menirukan cara jalan biksu itu… Ia menjulurkan lidahnya mengejek. Tak lupa pula ia melambai-lambaikan tangannya di depan biksu buta itu. Walaupun tidak melihat, biksu itu masih memiliki sepasang mata yang baik. Ini membuat Chikung semakiin sukan mengejek…

Ia kemudian membelakangi biksu itu, dan diam supaya biksu itu menabrak dirinya. Tapi, tak disangka biksu itu merasakan ada suara di depannya, lalu ia kemudian memukulkan tongkatnya ke depan.

“Aduuuuh” teriak Chikung

Biksu itu mengernyitkan alisnya. “Hei biksu, kenapa kau memukulku?” tanya chikung. “Ck.. cj… ckk… kenapa kamu ini nak, kenapa kamu berada di depan saya, walau mengetahui saya akan lewat” jawab biksu itu.

“Biksu, anda sendiri yang aneh. anda ini buta, tapi mengapa masih membawa lampion?” kata Chikung kembali.

“Hmm, aku buta tapi mengapa membawa lampion… aku membawa lampion, untuk menerangi kegelapan di sekitarku” kata biksu itu.

“Ooo jadi biksu melakukan itu untuk orang lain?”

“Bisa dikatakn begitu anak muda, tapi bisa juga aku melakukan hal ini untuk diriku sendiri” lanjut biksu itu.

“Bagaimana bisa seperti itu biksu, anda kan buta ???” tanya chikung dengan penasaran.

“Membawa lampion bisa berarti memberikan cahaya di sekitar kita,” kata biksu itu, “ataupun menerangi yang gelap, bisa juga membantu orang untuk melihat jalan, ” lanjut biksu, “tapi hal ini terutama sangat membantu saya untuk menghindarkan orang dari menabrak saya”

“Ingatlah anak muda, tangan yang memberikan mawar akan ikut harum” lanjut biksu itu lagi sambil berlalu melewati chikung.

“Hmmm, tangan yang memberikan mawar akan ikut harum” kata chikung sambil merenung.





Nelayan Jepang putar otak

28 02 2010

Tak sengaja hari ini pindah-pindah channel tv hari minggu jam 10-an, aku ketemu program singkat motivasi yang tak bisa kulupakan. thanks to PROTV Semarang.

Ceritanya tentang kisah nelayan jepang yang melaut.

Nelayan Jepang yang berjuang mencari nafkah mencari ikan di laut dibingungkan oleh permintaan konsumen mereka. Pasalnya, para konsumen tidak suka dengan hasil tangkapan para nelayan…

Yang terjadi adalah hasil tangkapan nelayan Jepang yang begitu banyak itu dibeli murah oleh konsumen. Kenapa? Nelayan pergi melaut selama 3 minggu untuk menangkap ikan dan mengumpulkannya, setelah tiga minggu baru mereka pulang untuk  menjual hasil tangkapannya. ternyata ikan hasil tangkapan mereka pun sudah tidak segar dan bau.

Kemudian nelayan Jepang tsb putar otak. Bagaimana caranya supaya ikan tidak bau?

Alhasil mereka membeli freezer. Mereka melaut selama 3 minggu lagi. Begitu dapat ikan, serta merta dimasukkan ke dalam freezer, dapat ikan lagi, langsugn masukkan freezer. Dengan begini, ikan tidak akan bau.

Mereka pulang melaut, lalu konsumen pun membeli, apa hasilnya?

Produk tangkapan mereka masih dibeli murah. Kenapa? karena konsumen tidak menyukai ikan beku, karena ikan beku tidak segar dan sudah mati. Anda tahu sendiri orang Jepang suka makan ikan segar dan mentah.

Para nelayan kemudian putar otak lagi. Bagaimana mereka bisa dapat tangkapan masih segar dan masih hidup?

Mereka mendapat ide untuk memasang akuarium besar untuk menampung ikan-ikan hasil tangkapan. Begitu dapat ikan, mereka lalu ceburkan ke akuarium besar itu. Dengan begitu ikan pun masih hidup dan segar.

Sampai di pelelangan ikan, konsumen pun datang berbondong-bondong. Hasilnya?

Ikan tetap dibeli dengan harga murah.

Kenapa?

Ini karena ikan yang di dalam akuarium tersebut pada awalnya gesit lincah, tapi karena terlalu lama di akuarium mereka menjadi lemas dan jadi tidak sering bergerak di akuarium. Dagingnya pun tampak lembek.

Lalu nelayan jepang pun putar otak lagi.

Bagaimana supaya ikan di dalam akuarium tersebut tetep segar dan gesit di dalam akuarium…

Mereka mendapat ide, seperti sebelumnya ikan yang telah ditangkap dimasukkan ke dalam akuarium, begitu terus dilakukan. Lalu setelah beberapa saat terdapat tanda-tanda ikan mulai lemas dan jarang bergerak, nelayan menceburkan ikan hiu kecil ke dalam akuarium tersebut. Hasilnya? Ikan-ikan yang awalnya lemas kini menjadi gesit lagi, karena mereka melihat hiu kecil berada di sekitarnya. Ikan-ikan tersebut karena ketakutan bergerak dan terus bergerak.

Ketika ikan tangkapan dijual, harganya MAHAL, karena ikan-ikan tersebut masih segar dan dagingnya masih baik karena sering bergerak.

Karena itulah, jadilah orang yang selalu bergerak dan berkarya maka anda akan MAHAL di mata orang lain. Orang yang tidak berkarya, dirinya akan dihargai rendah.





anak kuliah… oalah…

24 12 2009

rasanya menggelikan sekali.
Dua kali sudah usaha saya sudah berganti karyawan, dan kedua ex-karyawan saya adalah anak kuliahan…
Betapa menyedihkannya.

Tidak heran, anak muda jaman sekarang memang lagi dilanda krisis tidak ingin bekerja keras. Kecanggihan teknologi dan bayang bayang dapat kerjaan enakpun melanda batin mereka. Woalah… dua-duanya karyawan saya pada keluar semua… Sekarang gerai telakrezz

Blogged with the Flock Browser




menunggu customer datang

8 12 2009

Ternyata menunggu customer juga tidak begitu mengenakkan ya.
Hari ini, saya resmi membuka gerai telakrezz pertama saya di Indomaret Waru. berharap dan cemas menunggu customer yang ingin membeli produk yang saya jual.

Namun waktu menunggu itu kok lama-lama jadi boring juga ya. Sebab dari beberapa banyak customer yang lalu-lalang di depan saya kok tidak ada satupun yang berminat buat sekedar tanya menanya tentang telakrezz ya.

Pusing juga saya dibuatnya.
Gimana ya cara menarik minat mereka. Padahal gerai udah dibuka deket pintu masuk indomaret. Posisi sudah OKE.

Apa yang kurang ya…
Saya sudah curhat ke temen saya, katanya ini hari pertama jadi nggak masalah sih kalau yang beli baru 2.
Tapi ekspektasi saya sih cukup tinggi. Moga-moga aja hari pertama bisa habis seluruh produk telakrezz saya.

Hari ini mungkin tidak bisa, tapi hari esok saya berdoa mudah-mudahan bisa lebih banyak yang membeli. Semoga di hari pertama mereka mengenal telakrezz. Hari kedua mereka penasaran dan memutuskan buat membeli.

Amiin. Semoga mimpi ini terlaksana. Mudah-mudahan…





Beda KB/s dan kbps

3 12 2008

Saya lumayan tertarik dengan penawaran IM2 untuk paket Broom Unlimitednya. Katanya sih speed bisa sampai 256 kbps. Pikir saya, sepanjang saya ngenet di warnet tercepat di Tembalang-Banyumanik (dekat kampus biasanya cepat-cepat), tidak pernah ada tulisan download di Mozilla sebesar itu.

Paling adanya, 40KB/s pas download file-file dari rapidshare atau direct download dari situs tertentu.

Dari sini bikin saya penasaran apa yang dimaksud dengan kbps (huruf kecil semua) dan KB/s… apakah sama atau tidak.

Pas surfing dari mbah Google, saya nemuin link menarik dari Media Konsumen.com (situs yang perlu anda cek sebelum mutusin mau beli produk… soalnya di sana banyak komentar konsumen yang udah pernah make)

Dari Marcellinus Ferdinand Suciadi, saya dapat rumus keterangan bagus

k (di kbps) beda dengan K (di KB/s)

k=1000 satuan

sedangkan K=1024 satuan

biasanya yang paling umum dan JUJUR adalah speed yang mencantumkan KB/s seperti yang ada di Firefox. Jadi misal anda mau tahu speed warnet, ya coba download file-file di internet pake Firefox. Dari sana udah kebayang secepat apa warnetnya. Jangan terlalu ngandelin speed test, soalnya format penulisannya beda.

Ceritanya, saya beli IM2 Broom Unlimited, yang menjanjikan speed sampai 256 kbps

Ini artinya belum tentu dalam KB/s

Rumus untuk mendapatkan kecepatan yang sebenarnya (alias JUJUR) adalah:

y * 1000 (ke satuan bps) / 8 (ke satuan Bps) / 1024 (ke satuan KBps) = 46.875 KBps.

hasil= y * 1000 / 8 / 1024

jadi untuk IM2 Broom Unlimited kecepatan maksimumnya adalah:

256 * 1000 /8 /1024 = 31,25 KB/s

dan setelah melebihi fair use, kecepatannya turun jadi 64 kbps, jadinya:

64 * 1000 /8 /1024 = 7,8 KB/s

setelah tahu rumusnya sekarang jadi tahu deh KENYATAANNYA yang disembunyikan oleh providernya.

denger2 penggunaan format kbps ada sedikit unsur ‘mengelabui’ konsumen. Biar kesannya banyak…

Ya trik dagang, memang ada2 saja. tergantung niate apa ya…





Mahalnya internet saat ini

18 11 2008

Pas saya sedang jalan-jalan cari infor tentang HAPE yang mendukung GPRS di matahari saya iseng2 ambil banyak brosur yang dibiarkan begitu saja nganggur.

Kan seharusnya brosur itu jadi alat utama untuk mengubah pengunjung jadi pembeli tapi brosur itu bak karyawan tak punya kerjaan.

Dirumah saya baca baca ada speedy, IM2, Indoesat Matrix 3.5G smart.

Tapi dasar orang pelit, otak pelit ikut ikut nimbrung.

Iseng-iseng saya coba itung-itung pake kalkulator hape, mana tarif yang murah.

Hasilnya sungguh diluar perkiraan!!!

Baca entri selengkapnya »





Hello world!

24 09 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!